TAKDIR TUHAN - FNP
Cerita Pendek - Takdir Tuhan
Oleh : Fuji Nur Pauziah
Pemeran Utama :
Muhammad Syafiq
Djazuli – Syafiq
Hafizatul Husna –
Husna
Shafira Salsabila –
Fira
**
Hafizatul Husna adalah
nama lengkap dari Husna seorang perempuan yang keras kepala, aktif
berorganisasi dan seorang supporter sepakbola, yang mempunyai Hobi Membaca
Buku.
Muhammad Syafiq
Djazuli nama lengkap Syafiq, seorang lelaki penyabar dan pendiam, Syafiq sedang
menuntut ilmu dan mengabdikan dirinya di Pondok Pesantren dan menjadi seorang
Guru.
**
Perkenalan
Awal perkenalan Husna dengan Syafiq adalah ketika Husna
mengunjungi adiknya yang bernama Hamdan di Pesantren, Husna diminta Ibunya
untuk mencari informasi Hamdan dipesantren, selayaknya orangtua yang khawatir
ketika anak bungsu jauh dari keluarga, dan harus belajar mandiri untuk
mengerjakan hal apapun sendiri.
Syafiq tiba-tiba menghubungi husna untuk memberikan
informasi tentang perkembangan adiknya yang baru masuk pesantren itu, Husna
sangat antusias dengan informasi yang diberikan syafiq untuk disampaikan kepada
ibu dan keluarganya bahwa sang adik dalam keadaan sehat dan mulai mendiri.
Tanpa mimikirkan kenapa tiba-tiba syafiq memberikan informasi
kepada husna, Dan ternyata syafiq sudah mencari informasi Husna, ternyata
Syafiq adalah teman satu angkatan Husna, Husna pernah juga berada di Pesantren
semasa MTS/SMP meski Husna tidak lama merasakan belajar di pondok pesantren karena
hanya 3th, sedangkan Syafiq ia mulai belajar di Pondok itu sejak semasa MA/SMA
ya Husna dan Syafiq tidak pernah kenal, hanya mereka satu angkatan Husna semasa
MTS sedangkan Syafiq semasa MA, dan Ini sudah menjadi Garis Takdir Tuhan
mempertemuakan Syafiq dengan Husna yang tidak pernah bertemu sebelumnya, tetapi
dengan pelantara sang adik Husna bertemu dengan Syafiq.
Hari demi hari Syafiq sangat intens memberikan informasi
kepada Husna prihal Hamdan, Husna pun bahagia meski tidak bisa bertemu adiknya
dan tidak bisa melihat perkembangan hamdan secara langsung namun setidaknya
informasi dari Syafiq mampu memberikan kebahagiaan untuk keluarga Husna.
**
Gerbang Pertemuan
Pertemuan Syafiq dan Husna.
Husna yang diminta orangtuanya untuk mengantarkan Hamdan kembali
ke Pondok setelah libur, meski Husna sibuk dengan aktivitas kuliah dan
organisasi mahahsiswa yang ia ikuti, Husna pun menyempatkan waktu untuk
bersilahturahim dan mengantarkan Hamdan kembali ke Pondok, kala itu Husna
berangkat dari rumah Ba'da Maghrib dalam perjalanan yang cukup melelahkan
karena jauh dan menghabiskan waktu kurang lebih 8 jam harus melintasi beberapa
daerah dengan kemacetan, yang biasanya hanya 5 jam, Dan dalam perjalanan Husna
memberi kabar kepada Syafiq bahwa ia dalam perjalanan menuju Pondok bersama
Hamdan.
Tibalah Husna dan Hamdan di area masuk Pondok dan di sebrang
jalan Gerbang masuk Pondok pada pukul 02:00 WIB dini hari, ternyata sudah ada
Lelaki dengan khasnya seorang santri yaitu kaum sarungan yang menunggu kami di
gerbang masuk, Benar sudah pasti Syafiq yang menunggu Husna dan Hamdan, Awal
Pertemuan Husna dan Syafiq, Tanpa banyak kata dan bahasa karena waktu yang
sudah tidak memungkinkan berbincang lama,kami pun perlahan berjalan menuju ke
area Pondok, Husna menuju Pondok Putri yang tempatnya lebih dekat dengan
Gerbang, sedangkan Hamdan dan Syafiq melanjutkan ke arah Pondok Putra. Itulah
Gerbang Pertemuan Husna dan Syafiq.
**
Kitab & Buku
Muhammad Syafiq Djazuli seorang santri putra yang
mempelajari Kitab Kuning.
Hafizatul Husna seorang organisatoris yang mempunyai hobi
Membaca Buku.
Ada apa dengan Kitab & Buku ?
Setelah Perkenalan dan Pertemuan Syafiq dan Husna mulai
sering komunikasi dan berbagi informasi, meski dengan kebiasaan mereka yang
berbeda tetapi inilah yang justru menjadi pengalaman dan ilmu yang berbeda,
Husna seorang Perempuan Kota yang Kuliah dan Aktif di Organisasi Mahasiswa yang
gemar membaca Buku dan keras kepala ini, orang yang tidak mudah mengalah karena
Husna memiliki sifat yang kuat pendirian. Sedangkan Syafiq seorang yang
pendiam, penyabar bahkan tidak mudah marah itu, Syafiq yang sering mempelajari
kitab kuning untuk mendalami (ilmu agama) karena Syafiq masih Kuliah dan Ngabdi
di Pondok.
Husna dan Syafiq berbagi cerita tentang pengalaman yang
mereka dapatkan setiap harinya, semakin lama mereka tukar kabar dan
berkomunikasi seiring berjalannya waktu mereka mulai saling memahami dan
mengerti kepribadian masing-masing, meski dengan kebiasaan yang berbeda namun
itu yang membuat komunikasi terus berjalan dengan baik.
Suatu hari, Husna membeli Buku yang cukup banyak dan membuat
geram Syafiq karena ketika Husna diminta untuk membeli kitab kuning yang sering
dipelajari syafiq pasti selalu ada jawaban husna yang mengalihkan pembicaraan
tersebut, sampai suatu waktu Syafiq menjelaskan dan berbagi ilmu yang sudah ia
pelajari kepada husna meski hanya dengan telphone syafiq sangat sabar
menghadapi Husna yang keras kepala ini, ya itulah yang membuat Husna tertarik
padanya selain Syafiq Sabar ia pun tidak pernah mempermasalahkan apapun
kegiatan husna, dan sebaliknya Syafiq pun baru menemukan Perempuan keras kepala
yang kuat pendirian tetapi masih mau mendengar apa yang disampaikan oleh
Syafiq, Syafiq selalu mengingatkan Husna dengan cara yang baik, sampai tiba
waktu yang membuat mereka berkomitmen untuk berbagi ilmu dan pengalaman dari
kebiasaan mereka setiap hari, inilah kebiasaan Husna dan Syafiq yang berbeda
namun dengan perbedaan itu yang mempersatukan mereka.
**
Stadion & Masjid
Husna selain aktif di organisasi ia juga cukup gemar dengan
Sepakbola terkhusus Liga Indonesia.
Nah kebayangkan bagaimana sosok Husna si Perempuan yang
keras kepala, tidak mudah mengalah ditambah ia gemar dengan sepakbola bahkan
Husna sering hadir langsung ke Stadion untuk menonton dan mendukung klub
idolanya.
Tetapi Husna ketika ia berangkat ke stadion pasti memberikan
informasi ke Syafiq, karena Syafiq pun sama menyukai klub sepakbola yang sama
namun Syafiq tidak sering hadir langsung ke stadion, Syafiq sudah mulai
menerima Husna dengan segala tingkahlaku, bahkan dengan hal-hal yang aneh yang
berbeda dengan Perempuan lain.
Pada waktu Husna di Stadion ia mengirimkan pesan kepada
Syafiq bahwa Husna sudah sampai di Stadion dengan Selamat dan Pertandingan akan
segera dimulai, Pertandingan mulai jam 18:30, dan Syafiq membalas pesan Husna
ia hendak pergi ke Masjid untuk Sholat Berjamaah dan dilanjutkan Mengaji Kitab
yang sudah menjadi kebiasaan setiap harinya.
Di Stadion Husna membuatkan Tulisan nama Syafiq dengan
Kertas dan Spidol yang sudah ia siapkan, ya meski belum bisa ke stadion bersama
setidaknya nama Syafiq bersamanya di Stadion, dan Syafiq pun melakukan Hal yang
sama Ia menuliskan nama Husna di Buku catatan miliknya.
Diwaktu yang sama meski di tempat yang Berbeda (Stadion
& Masjid) Husna & Syafiq saling
mengingat pujaan hatinya, setidaknya mampu sedikit menjadi pengobat rindu.
Husna dan Syafiq dua insan yang mempunyai karakter yang berbeda
namun bisa saling menerima meski sangat berbeda sifat dan kebiasaan, Karena
bukan hanya perbedaan yang menyatukan kita namun kita harus saling menerima
apapun yang ada pada diri kita.
**
Demontrasi
Demonstrasi ? apa sih demontrasi ?
Demonstrasi ataupun Aksi adalah Cara Mahasiswa untuk
menyampaikan Aspirasi/Pendapat, dan Lagi lagi si Perempuan Keras kepala ini
yang mempunyai kebiasaan yang berbeda dari Mahasiswa biasanya, siapa lagi kalau
bukan Hafizatul Husna, Hehehehe
Husna semasa kuliah cukup aktif di organisasi dan ketika ada
kebijakan yang memberatkan masyarakat pasti ia ikut Demonstrasi, dari mulai
Aksi di Kampus, Di Pemerintahan Kota, Di Kantor DPRD bahkan di Gedung Istana
Negara, Husna pernah merasakannya. Bahkan cukup sering Husna berpartisipasi
untuk menyampaikan Aspirasi sebagai penyambung lidah rakyat, jiwa sosial yang
dimiliki Husna cukup tinggi.
Semasa kuliah ia cukup aktif Organisasi di internal maupun
eksternal kampus, Husna mendapatkan Keluarga, Sahabat baru yang membuat ia berfikir
luas, tidak hanya berfikir satu sudut pendang, tidak mudah menjatuhkan
oranglain, bahkan terkadang Husna memikirkan bagaimana masa depan bangsa
Indonesia.
Itulah salahsatu kebiasaan si Perempuan Keraskepala bernama
Husna.
Bagi Husna Organisasi bukan sekedar tempat berkumpul saja,
tetapi tempat berfikir, berbagi dan menemukan jati diri. Karena Husna berawal
dari Pribadi yang penakut untuk bersosialisasi dengan oranglain, sekarang Husna
bisa menempatkan diri, itu salah satu yang Husna dapatkan di Organisasi.
**
Komitmen
Tak terasa waktu terus berlalu, hari demi hari telah
terlewati, sudah hampir satu tahun Husna dan Syafiq saling mengenal, berawal
dari perkenalan, pertemuan sampai saling memahami karakter masing-masing,
Syafiq Seorang Lelaki yang memiliki sifat Sabar, Pendiam dan Tidak banyak
bicara, sedangkan Husna si Perempuan Keras kepala dan tak mudah mengalah itu
bersepakat untuk Berkomitmen bersama untuk saling menjaga dan mengenal lebih
dari sekedar teman, memang tidak ada kata jadian karena itu bukan hal yang
Husna dan Syafiq Inginkan, mereka mempunyai niat baik dan tujuan yang sama dan
saling menguatkan, mengingatkan.
Syafiq dan Husna sama-sama sedang menyelesaikan Tugas akhir
kuliah atau Skripsi, disinilah bukti kesalingan untuk saling menguatkan dan
mengingatkan tuk mencapai tujuan memberikan kebahagiaan kepada orangtua.
Berjalan dengan baik komitmen Husna dan Syafiq dengan segala
perjuangan yang tak mudah mereka berhasil lulus bersama.
Karena Prinsip Husna dan Syafiq sama yaitu berjuang memberiikan
yang terbaik tuk orangtua, Karena Orangtua adalah segalanya bagi Husna dan
Syafiq.
**
Guru & Pekerja
Syafiq sudah memutuskan untuk kembali kerumah tidak berada
di pondok lagi, itupun permintaan Husna yang menjadi pertimbangan syafiq, namun
inilah kisah Syafiq dan Husna yang saling berbagi pengalaman meski berbeda
tempat, Husna meminta Syafiq untuk kembali kerumah dan Syafiq pun menjadi Guru
SD didaerah dekat rumahnya, sedangkan Husna sejak menyusun skripsi ia sudah
mulai bekerja di salah satu perusahaan.
Lagi dan lagi ada perbedaan yang cukup jauh berbeda namun
Husna dan Syafiq masih merasa nyaman tidak ada masalah karena perbedaan mereka,
Syafiq seorang Guru dan Husna seorang Pekerja.
Syafiq dan Husna semakin menguatkan diri mereka untuk
berniat melanjutkan kehidupan yang lebih serius yaitu Gerbang Pernikahan.
**
Rumah Husna
Syafiq memberanikan diri untuk datang dan bersilahturahim
kerumah Husna,
Husna dan Syafiq mempunyai niat yang baik ke jenjang
Pernikahan,
Meski dengan rasa kaget Orangtua Husna melihat kedatangan
Syafiq kerumah, karena sebelumnya tidak ada lelaki yang berani datang kerumah Husna.
Syafiq dan Hamdan mereka bertemu kembali setelah sekian
lama, iya Hamdan pun sempat merasa kaget ketika Syafiq datang kerumah, Hamdan
baru tersadarkan ternyata sejak Hamdan di Pondok dulu ia sangat di perhatikan
oleh Syafiq, ternyata ada udang dibalik batu. hehehehe
Mungkin itu cara Syafiq membuktikan cintanya untuk husna
dengan menjaga Hamdan ketika di pondok dulu, dan Husna pun memahaminya, meski
dengan perbedaan yang tidak mudah dipersatukan Syafiq mampu menjawab bahwa ia
benar mencintai Husna.
Husna pun semakin yakin bahwa Syafiq benar-benar Tulus dan
Berniat baik pada husna.
**
Sahabat Husna
Setelah Syafiq bertamu kerumah Husna, Syafiq di kenalkan
dengan sahabat-sahabat Husna,Ia biasanya Sahabat Husna hanya mengetahui Syafiq
dari Telephone saja selama beberapa tahun, akhirnya Husna mengenalkan Syafiq
kepada Sahabat dekat Husna.
Sahabat Husna menilai Syafiq seseorang yang Sabar dan sudah
menerima Husna dengan baik, Syafiq meski sosok yang pendiam namun ia juga
berfikiran dewasa, Karena tidak mudah menerima Husna yang berbeda dengan
perempuan lain, Mulai dari Watak Husna
yang tidak mudah mengalah, Keras kepala, sering ke Stadion di tambah Suka
Demontrasi/Aksi meski mempunyai hobi membaca buku, inilah Husna yang sudah
diterima dengan baik oleh Syafiq. Begitupun Syafiq dengan sifat Sabar dan
selalu mengalah dari Husna yang sudah diterima baik oleh Husna.
Syafiq tidak mudah bergaul dengan orang asing terutama
dengan orang yang berbeda kultur dengannya, tetapi Husna selalu mengajak Syafiq
berfikir Luas tidak selalu berada di Zona dan Lingkungan Nyaman saja, harus
bisa menempatkan diri.
**
Kebahagiaan
Muhammad Syafiq Djazuli & Hafizatul Husna
Dua insan ciptaan Tuhan yang memiliki Tujuan untuk memberi
Kebahagiaan.
Setelah kedatangan Syafiq kerumah Husna, sebuah ujian yang
menghampiri syafiq dan husna menuju kebahagiaan tidaklah mudah, butuh
perjuangan untuk saling menyakinkan keluarga dan orangtua mereka masing-masing,
ternyata dalam perjuangan itu Syafiq dan Husna menemukan titik jenuh, karena
tidak ada jalan yang baik untuk kebahagiaan mereka, akhirnya Husna meminta
Syafiq untuk sama-sama intropeksi diri dan menyelesaikan dengan keluarga
masing-masing, sampai tiba waktunya Husna memberikan waktu kepada Syafiq untuk
membuktikan keseriusnya kepada orangtua Husna, tetapi Syafiq masih belum mampu
menemukan jalan indah menyakinkan keluarga Husna, dan ternyata orangtua Syafiq
sudah menyiapkan seorang gadis di daerah rumah syafiq untuk dikenalkan dengan
Syafiq, ujian silih berganti namun waktu tidak berpihak kepada Syafiq dan
Husna, mereka saling menginginkan untuk mewujudkan kebahagiaan namun Takdir
Tuhan tak mempersatukan Husna bersama Syafiq.
Husna dan Syafiq memilih jalan untuk Berdamai dengan semua
kenyataan dengan Keikhlasan yang mendalam, meski tidak mudah inilah Kehidupan
yang sudah menjadi Takdir Tuhan.
Bukan Husna dan Syafiq tak saling mencintai namun mereka
bersepakat bahwa Menikah bukanlah hanya sekedar Husna dan Syafiq saja namun
juga Keluarga Husna dan Keluarga Syafiq.
Inilah Wujud Cinta dan Kebahagiaan yang diberikan oleh Husna
dan Syafiq untuk Kebahagiaan Keluarga mereka meski harus dengan luka yang luar
biasa.
**
Kehadiran Fira
Shafira Salsabila nama lengkap Fira seorang Gadis didekat
daerah rumah Syafiq.
Fira gadis yang akan dikenalkan kepada syafiq oleh
keluarganya, Dan kehadiran Fira membuat Husna menjadi seorang yang berbeda dari
biasanya kini Husna menjadi seorang yang sangat takut kehilangan Syafiq namun
apalah daya ketika Takdir Tuhan tak mempersatukan Husna dengan Syafiq inilah
yang harus Husna Terima dengan Damai dan Ikhlas untuk ketenangan diri Husna,
meski Syafiq selalu menguatkan Husna dan meyakinkan Husna akan tetapi semua
akan sirna, Syafiq selalu berbagi cerita bagaimana Fira dikenalkan padanya, Ia
Syafiq pun tidak mudah menerima apa yang telah menjadi pilihan keluarganya,
Syafiq sosok lelaki yang sangat baik, yang tidak pernah bisa menolak apapun
yang dipilihkan oleh ibunya, dengan perasaan hati yang berat tuk menerima
semua, namun ini sudah menjadi jalannya.
Syafiq selalu memberikan Semangat dan Support kepada Husna untuk
selalu Semangat, Kuat dan Sabar dalam menerima semua ini yang menjadi kenyatan
kehidupan.
Husna pun mulai menyadari bahwa ia harus segera pergi dari
kehidupan Syafiq, Ia Husna tak pernah mau menyakiti siapapun termasuk Fira,
Fira yang akan mendampingi syafiq menemai syafiq meneruskan sisa perjalan
kehidupan bersama Syafiq.
Karena bagaimanapun Hati dan Cinta akan selalu ada meski tak
bisa bersama, dan Biarkan waktu yang menjadi Saksi Bukti Cinta Husna.
**
14 Hari Menuju Pernikahan Syafiq
Detik demi Detik, Menit demi Menit, Jam demi Jam, Hari demi
Hari, Minggu demi Minggu, Tahun demi Tahun berlalu, Husna dan Syafiq berawal saling
mengenal sampai tiba waktunya tepat di 14 hari menuju pernikahan Syafiq, sudah
hampir 6th Husna dan Syafiq saling mengenal dan saling menemani disetiap
perjuangan dan perjalanan kehidupan yang luar biasa mereka lewati, tibalah
waktunya Husna dan Syafiq untuk saling Mengikhlaskan dan Menerima semua Takdir
Tuhan yang telah digariskan dan tertulis dalam Lauhul Mahfudz.
Husna selalu mengingatkan kepada Syafiq tuk menjadi Imam
yang baik bagi Fira dan Keluarganya kelak, Yang pernah kita jalani dan lewati
bersama biarkan menjadi Pembelajaran dan proses pendewasaan diri untuk lebih
baik lagi dalam menjalani kehidupan dan menerima Takdir Tuhan. – Husna
Inilah semua jawaban atas segala TAKDIR TUHAN untuk Syafiq
dan Husna, Meski Ia saling mencintai dan ingin saling memiliki, namun semua
sudah menjadi sebuah keharusan untuk Saling mengikhlaskan dengan baik, meski
tak kan mudah dan butuh waktu yang tak sebentar, namun perlahan tapi pasti
semua akan menjadi keikhlasan Hati.
14 Hari menuju Pernikahan, Syafiq menghubungi Husna via
Telephone, malam itu seperti menjadi perpisahan terakhir Husna dan Syafiq,
Syafiq meminta Maaf kepada Husna dan meminta Husna untuk saling mengikhlaskan, Husna
dan Syafiq saling memberikan Do’a terbaik untuk kebaikan mereka, dan suasana
Haru serta Tangis bahkan Canda Tawa menjadi kenangan terakhir yang Indah untuk
sebuah Perpisahan Manis yang terukir di 14 Hari menuju Pernikahan Syafiq.
Syafiq berpesan kepada Husna untuk selalu Semangat menjalani
Kehidupan, Sabar serta diberikan kekuatkan menerima semua Takdir Tuhan, dan
Semoga Husna segera dipertemukan dengan Lelaki baik yang menjadi Imam dan
membersami Husna menjalani sisa perjuangan kehidupan.
Prihal Hati Kita Kembalikan kepada pemilik Hati SesungguhNya.
Level tertinggi mencintai bagi Husna dan Syafiq adalah Mengikhlasan dan
Menerima Takdir Tuhan.
**
Perjuangan Husna
Hari Pernikahan Syafiq,
Husna sangat Ingat tepat hari ini seorang lelaki yang pernah
membersamainya akan menjadi Suami dan menjadi milik Oranglain, Husna sebagai
seorang perempuan tak ingin menyakiti hati sesama perempuan, Ia berusaha untuk
Kuat dan menerima semua yang telah terjadi, meski dengan air mata dan rasa
kehilangan yang luarbiasa, Husna melanjutkan sisa perjuangannya sendiri., Husna
menata kembali semua Harapan, Impian untuk diwujudkan dan diperjuangkan, Husna
memiilih menikmati Hobinya membaca buku,
ia menghabiskan waktunya dengan Buku , dan husna mulai mencoba menggali potensi baru ia
mencoba menuliskan apa yang pernah terjadi dalam bentuk cerita untuk menjadi
kenangan bukan untuk diabadikan tetapi untuk dijadikan Pembelajaran.
Bahwa apapun yang telah kamu lewati dan perjuangakan bersama belum
tentu bisa bersama selamanya, karena semua telah dituliskan dan sudah menjadi TAKDIR
TUHAN.- Husna
Do'a yang menjadi sumber Kekuatan Husna dan Syafiq untuk
mewujudkan Kebahagiaan meski tak bisa bersama.
Inilah singkat cerita sebuah perjalanan Husna dan Syafiq.
Semoga membuat pembaca terhibur, ambil hal baik dan buang
hal buruk, Karena saya masih dalam tahap belajar, Mohon Maaf jika banyak
kesalahan, Cerita ini Nyata adanya dan dijadikan Cerita pendek.
Terimakasih sudah membaca karya saya, semoga bermanfaat.
Salam
Fuji Nur Pauziah

Keren tehhh, terimakasih sudah menginspirasi😍💕
BalasHapusTerimakasih Afifah 😊🙏
HapusTapi sedih ending nyaaa, ditunggu karya selanjutnya tehhh😍😍
BalasHapusSiap InsyaAllah, Kemungkinan ada TAKDIR TUHAN 2 Nanti. Ditunggu yaa 😍
HapusYakin bagus ji, 😭
BalasHapusTerimakasih Fatih 😊🙏
HapusKaka di tunggu cerpennya lagi
BalasHapusInsyaAllah, Ditunggu yaa, semoga segera mendapat inspirasi .
HapusTerimakasih sudah membaca Cerpen Takdir Tuhan 😁
Baguss kak, di tunggu karya selanjutnya..🤗
BalasHapusSiap dek, InsyaAllah..
HapusTerimakasih ya sudah membaca 😊🙏
Keren....
BalasHapusKami tunggu karya selanjutnya sahabat.
keren banget teh, ditugnggu karya karya selanjutnya
BalasHapus